
Berita
007 First Light, Kisah Asal-usul Bond Bertabur Bintang
A
Alyssa Mercante
Di sebuah panel eksklusif menjelang Game Awards, CEO IOI, Hakan Abrak, menekankan bahwa meski keterkaitan Bond terasa sangat alami untuk pembuat game assassin, pemain dapat mengharapkan beragam gaya permainan, mulai dari “stealth yang khas dan pemecahan masalah yang kreatif” hingga “spionase berisiko tinggi.” Bagi tim, game ini merupakan “proyek paling ambisius” yang pernah mereka kerjakan.
Pemain 007 First Light akan berkembang bersama Bond dalam cerita asli yang diwujudkan kembali ini, dan memilih untuk menyerang banyak kroco dan beberapa dalang kriminal dengan peralatan mata-mata, pertarungan, improvisasi, atau serangkaian persenjataan bergaya 007.
“Kami bertujuan untuk menjadikan 007 First Light sebagai fantasi agen yang terasa seperti Bond, bahkan sebelum sang tokoh ini menjadi 007,” jelas Abrak. “Untuk mewujudkannya, fitur berkeliling dunia menjadi inti dari pengalaman ini,” ucap Abrak.
Sebuah trailer singkat menampilkan sosok Bond yang tampan di bawah sinar matahari, Bond dengan penampilan lebih berantakan bergelantungan di tepi gunung, hingga Bond dalam posisi terbalik, yang tergantung terbalik dengan kaki terikat di atas lubang berisi buaya betina yang lapar (ya, Bond sempat bercanda soal buaya-buaya itu yang ternyata betina, dan hasilnya cukup mengundang tawa).
Seperti kebanyakan game Bond yang bagus, 007 First Light memiliki berbagai karakter, mulai dari karakter favorit dari franchise yang baru seperti Moneypenny, M, dan Q, hingga karakter unik yang dua di antaranya ditampilkan oleh elite Hollywood.
Dalam trailer yang memperkenalkan Dr. Selina Tan, menampilkan sosok wanita yang tampak samar berdiri di balik layar, tengah sibuk mengerjakan sesuatu di baliknya. Kamera lalu beralih secara perlahan menampilkan si wanita mengatakan kepada Bond bahwa dia cuma perlu sedikit waktu. Saat dia akhirnya keluar dari balik layar, dia menunjukkan wajah yang langsung bisa kita kenali, Gemma Chan (The Eternals), yang hadir ke panggung tidak lama setelahnya.
“Rasanya seperti mimpi,” ucap Chan saat melihat dirinya hadir dalam video game untuk pertama kalinya. “Saya benar-benar tidak sabar melihat mau dibawa ke mana karakternya. Menarik rasanya melihat diri saya dihidupkan sedemikian rupa.”
Dr. Tan merupakan sosok penting dalam karier awal Bond. Abrak mengatakan bahwa dia membantu membentuknya sebagai agen 00, menantangnya, dan menguji instingnya sembari game berlanjut. Peran ini juga menjadi tantangan bagi Chan, karena berbeda dari yang pernah dia lakukan sebelumnya.
“Dalam film dan TV, ada set, kostum, dan aktor lain yang diajak bicara. Sedangkan dalam game, kita cuma sendirian. Kita harus membayangkan diri kita menjadi karakter itu,” ucap Chan. “Namun, pada dasarnya keduanya adalah proses yang sama. Kita harus memikirkan tentang gerakan, waktu, maksud, dan rasa yang ingin kita sampaikan kepada pemirsa.”
Namun, Chan bukanlah satu-satunya bintang yang menghiasi 007 First Light dengan kecantikan dan alih suaranya. Bond juga akan pergi ke Aleph, Mauritania, dan menghadapi raja bajak laut di sana, Bawma. Bawma digambarkan sebagai sosok penuh gaya dan karisma. Dia diperkenalkan dalam balutan bayangan sambil melontarkan monolog tentang keserakahan yang melanda Aleph, sebelum menyuruh salah satu anak buahnya menendang seseorang yang tampak bersalah ke dalam lubang buaya yang telah disebutkan sebelumnya. Saat dia disorot, akan terlihat sisik emas di jas kuning berbahu lebar dan berkilau di dada telanjangnya. Sejurus kemudian, kamu akan menyadari bahwa sosok tersebut adalah penyanyi ikonik Lenny Kravitz, yang turut menyapa penonton dan membagikan tentang peran pertamanya dalam sebuah video game.
“Seru sekali. Dari kecil saya sudah menjadi penggemar James Bond. Sejak awal tahun 1970-an, saya suka pergi ke bioskop untuk mengantre saat filmnya dirilis.” ujar Kravitz. “Jadi, saat saya dapat panggilan ini, saya langsung tertarik. Saya setuju, lalu kami langsung menjalankan prosesnya. Asyik dan menarik sekali. Rasanya juga mendebarkan saat melihat karakternya bergerak dan hidup.”
Abrak menjelaskan bahwa Kravitz memiliki energi kreatif yang sempurna untuk “suasana First Light,” dengan musikalitas yang terasa selaras secara alami. “Dia terasa seperti menghipnotis,” ucap Abrak mengenai Bawma, meskipun Lenny Kravitz-nya sendiri juga sama-sama memancarkan kesan yang serupa.
Saat mempersiapkan perannya, Kravitz merasa semuanya terkesan natural. “Ritmenya, emosinya, tensinya. Saat merekam musik atau hal-hal semacam ini, semua terasa seperti musik di telinga saya,” ucap Kravitz.
Dan saat ada yang menyinggung bagaimana hasil kerja keras latihannya terlihat pada tubuh Bawma, Kravitz tertawa. “Itu bukan pemeran pengganti,” ucapnya.
IO Interactive sudah pernah menghadirkan sosok-sosok ternama ke dalam Hitman, seperti Mads Mikkelsen (yang ironisnya merupakan penjahat di Bond), serta target elusive yang baru dirilis, Eminem. Namun, 007 First Light benar-benar terasa sebagai upaya serius studio ini untuk memperluas DNA yang selama ini menjadi ciri khas mereka, sekaligus menyasar pemain baru, yaitu para penggemar Bond.
“Game ini sangat bertema Bond, serta mencerminkan identitas IOI,” ucap Abrak.
007 First Light dirilis pada 26 Maret 2026 di PS5, Xbox Series X/S, Nintendo Switch 2, dan PC melalui Epic Games Store dan Steam.