Berita

Game aksi dan diplomasi melawan keluargamu di At Fate's End

A
Alan Wen
30 Mar 2026
Kisah-kisah paling mengena di hati biasanya tentang keluarga, dan mungkin itulah alasan beberapa drama paling populer dalam hiburan, dari The Godfather hingga The Crown, juga melibatkan keluarga yang berkuasa. Tema ini juga ada di At Fate's End, game aksi petualangan fantasi yang akan datang dari Thunder Lotus.

"Keluarga kerajaan dan aristokrasi itu selalu membuatku terpesona. Mereka keluarga juga seperti kita, tapi kehidupannya lebih rumit," ucap direktur kreatif, Nicolas Guerin. "Itulah mengapa orang sangat suka menonton keluarga kerajaan Inggris karena semuanya jauh lebih intens."

Kisah-kisah kontemporer dari dinasti keluarga yang penuh dengan skandal dan korupsi juga menjadi gagasan yang ingin dia hadirkan dalam game genre fantasi. “Aku sudah membaca Tolkien sejak usia enam atau tujuh tahun, dan menurutku karyanya punya latar yang pas banget untuk game,” kata Guerin. “Tapi pada saat yang sama, aku juga merasa latar fantasi cenderung mempertahankan gagasan bahwa keluarga bangsawan aristokrat adalah penyelamat, dan bahwa nilai-nilai bangsawan dan aristokrat pada dasarnya hal yang baik, yang menurutku bukan begitu.”
AtFate SEnd Screenshot 01
Jadi, dalam At Fate's End, kamu akan bermain sebagai Shan Hemlock, putri muda klan Hemlock, yang akan menginterogasi dan menuntut anggota keluarganya atas kerusakan di dunia akibat kekuatan bak dewa yang mereka gunakan.

Walau begitu, dunianya tetap memukau, dengan gaya seni lukis tangan yang telah menjadi ciri khas karya studio, dengan karakter-karakter yang digambar dalam resolusi tinggi dan detail agar terlihat menakjubkan selama gameplay dan saat kamera mendekat untuk momen yang lebih dramatis. Yang mengejutkan, game ini bahkan menghadirkan animasi pelukan hangat seperti yang dalam game santainya, Spiritfarer.

"Untuk game ini, kami ingin mendalami visual yang terinspirasi oleh film-film Disney klasik dari tahun ‘50-an dan ‘60-an," tambah Guerin. "Latar belakang bergaya ini terinspirasi oleh seniman seperti Eyvind Earle, kreator latar belakang untuk Sleeping Beauty. Gaya ini membantu menciptakan dunia fantasi yang unik dan berkelas sekaligus melankolis."
AtFate SEnd Screenshot 06
Pedang dan saudara

Meski game ini dimaksudkan untuk mengkritik keluarga bangsawan yang berkuasa, Guerin tetap merasa tertarik dengan ritual-ritual tidak biasa yang mungkin dianggap kuno atau ketinggalan zaman bagi sebagian orang. Di game, klan Hemlock memiliki ritual pewarisan yang melibatkan pedang masing-masing anggota keluarga yang memberi mereka kekuatan bak dewa—setiap pedang bahkan diberi nama berdasarkan dewa-dewi dari mitologi Galia, pedang Shan, Aesus, dewa keraguan dan pilihan.

"Itu ritual keluarga ini. Di setiap generasi, salah satu keturunannya dinobatkan sebagai Prince atau Princess of Swords, dan tugas mereka adalah merebut pedang dewa lainnya dari tangan saudara-saudara mereka yang lain dan membawanya kembali ke kastel lalu memulai kembali siklus untuk menjadi King atau Queen of Swords," jelas Guerin. "Shan telah dinobatkan sebagai Princess of Swords, jadi dia harus mengumpulkan pedang-pedang lain dari saudara-saudarinya. Ada dua skenario untukmu, merebut pedang dan menerima konsekuensinya atau mereka akan menyerahkan pedang mereka kepadamu secara sukarela."

Pedang-pedang sihir ini bukan hanya senjata, tetapi juga benar-benar bagian dari pemiliknya, karena setiap anggota keluarga harus mengorbankan sebagian tubuh mereka agar pedang itu bersemayam di diri mereka. Aesus, misalnya, muncul dari tenggorokan Shan, yang memiliki makna simbolis, menurut Guerin: "Pedang itu mewakili suaranya, dan itu juga jadi tujuan game ini, yaitu untuk membuatmu merasa bahwa setiap pilihan benar-benar ditentukan olehmu sebagai pemain dan pilihannya sebagai karakter di dunia itu."

Menariknya, Aesus dianggap pedang yang tidak terlalu kuat. Shan juga terlihat lebih kecil dibanding kakaknya, Camilla, yang berpostur seperti Amazon, saudara yang akan kamu hadapi pertama, dan pedangnya, Taranis, dewa langit dan petir, berada di lengan kirinya. Tetapi, itu bukan satu-satunya alasan dia bisa dengan cepat mengalahkanmu dalam duel perdanamu.

Di At Fate's End, pertarungan berjalan cepat dan akurat. Kamu bisa mengklik kiri, menahan, lalu mengarahkan serangan pedangmu untuk menghasilkan tebasan yang lebih kuat dan lebih jauh—kamu bahkan akan melayang stabil saat melakukannya di udara. Thunder Lotus berupaya keras menciptakan kontrol yang akurat dan responsif, membuat pertarungan terasa menyenangkan dengan tingkat yang pas. Tetapi, ini baru satu aspek penting dari game aksi petualangan ini.

Meski kamu cukup terampil untuk melewati fase pertama pertarungan Camilla, kamu juga perlu menyerangnya dengan ucapanmu. Tetapi, di pertarungan awal, pilihan dialog yang tersedia membuatmu menyadari bahwa kamu perlu mengetahui lebih banyak hal agar bisa mengucapkan sesuatu yang bermakna. Jadi, ketika dia mengalahkanmu, jangan sekadar bangkit dan langsung mencoba bermain lagi. Pastikan kamu tahu cara menembus pertahanannya.
AtFate SEnd Screenshot 09
Saat mencari tahu, kamu akan paham bahwa klik kanan akan membuka akses ke apa yang untuk sementara ini disebut inner sight Shan. Intinya, dengan fitur ini kamu bisa menggunakan mouse untuk menjelajahi dan berinteraksi dengan objek di lingkungan, mirip dengan petualangan tunjuk dan klik, saat waktu dijeda sementara.

"Tujuannya adalah memanfaatkan seluruh area layar sebagai ruang interaksi," jelas Guerin. "Cukup sulit untuk tidak mengikuti pola game lain, di mana pemain hanya melompat-lompat dan bertarung, dam berinteraksi dengan sedikit elemen. Tetapi, karena game memadukan investigasi dan aksi, aku butuh mekanisme yang bisa membuat pemain bebas berinteraksi dengan dunia game secara lebih kompleks."

Artinya, Shan tetap bisa berinteraksi dengan elemen di layar meskipun jaraknya jauh. Kamu mungkin juga bisa menemukan simbol tersembunyi yang mengungkap hadiah, seperti menemukan peti harta karun. Yang lebih penting, dengan menggunakan fitur ini untuk mengobrol dengan karakter lain atau meneliti objek, kamu akan mendapatkan informasi yang bisa menembus pertahanan Camilla.

"Setiap hal yang kamu temukan di kastel akan jadi insight, semacam kartu berisi petunjuk dan potongan kejadian yang harus kamu gunakan untuk menyimpulkan sesuatu," jelas Guerin.

Misalnya, Camilla bilang ke Shan bahwa dia tidak akan menyerahkan pedang miliknya, Taranis, karena dia sudah punya peran penting sebagai penjaga Kastel Hemlock, dia juga dicintai rakyatnya. Tetapi, setelah menjelajahi area kastel, kamu akan melihat sesuatu yang bisa menyangkal klaimnya dan perlahan mengungkap kebenaran.
AtFate SEnd Screenshot 2
Urusan keluarga

Penglihatan batin bukan hanya untuk eksplorasi, lho. Salah satu kekuatan yang dimiliki Aesus (selain juga mampu menyelamatkan hidupmu saat HP-mu habis) adalah kemampuan untuk menyerap sebagian kekuatan dari pedang saudara-saudaramu, yang ditunjukkan dalam bentuk arkana dari setumpuk kartu tarot.

"Kamu sebenarnya menyerap dua kekuatan sekaligus, karena tarot punya dua konfigurasi: posisi tegak dan terbalik," jelas Guerin. Kamu cuma bisa meng-equip salah satu, tetapi keduanya dirancang beda: satu skill taktis yang diaktifkan saat masuk ke penglihatan batin, satu lagi skill aktif yang dipakai langsung secara real-time.

Misalnya, arkana Camilla adalah Chariot. Kalau posisi kartunya tegak, jadi kamu bisa menjeda aksi lalu langsung dash-teleport ke titik yang dipilih. Kalau posisi kartu terbalik, kamu bisa double-jump. Kamu juga bisa beralih antara gaya bermain ini di luar pertarungan.

"Dengan begitu, pemain punya banyak pilihan, dan memang itulah fokus utamanya," tambah Guerin. Game ini juga fokus menyeimbangkan tingkat tantangan untuk pemain yang lebih condong ke aksi daripada petualangan, atau sebaliknya. "Jika kamu suka main RPG aksi tetapi tidak terlalu suka puzzle, sistem petunjuk akan membantumu. Kamu juga akan punya arkana yang bisa kamu lengkapi untuk membuat pertarungan lebih mudah atau lebih sulit."

Masih ada banyak skill yang bisa kamu buka lewat skill tree. Uniknya, ini juga silsilah keluarga Hemlock, terinspirasi oleh cabang-cabang silsilah keluarga kerajaan dan garis dinastinya. Versi yang ditunjukkan Guerin masih dalam tahap awal, dan secara fungsi, tidak berbeda dengan skill tree lain yang bercabang saat kamu membuka skill aktif dan pasif baru yang bermanfaat. Tapi, skill-skill itu tetap berasal dari leluhur Shan.

"Kamu akan menemukan garis keturunanmu, hal super mengerikan yang dilakukan keluargamu selama 70 generasi terakhir, dan kamu akan tahu ksatria mana dengan pedang mana yang melakukan hal apa," kata Guerin. "Ini cara untuk mengubah, meningkatkan, dan meng-upgrade build-mu. Jadi kamu tidak hanya mengembangkan karakter, tapi juga mengungkap kisah."
AtFate SEnd Screenshot 07
Meski begitu, keputusan penting akan diambil setelah kamu mengobrol dengan saudara-saudaramu, seperti setelah kamu mengungkap kebenaran tentang Camilla, dan akhirnya punya equipment untuk menghadapinya lagi.

“Intinya, kamu harus tahu apa yang salah dalam hidup mereka. Tapi kamulah yang akan menentukan cara untuk menghadapi mereka,” ucap Guerin. “Sah-sah saja kalau kamu bersikap menghakimi atau selalu berempati. Tapi menurutku, kamu harus benar-benar punya kebebasan untuk memilih salah satunya. Game ini akan menyajikan semuanya apa adanya, jadi kamu boleh bersikap semaumu saat mengobrol dengan saudara-saudaramu."

Tapi pilihan dialog tetap ada konsekuensinya di tiap fase pertarungan. Satu jawaban bisa memberimu keuntungan dan mengurangi satu diamond HP saudaramu, atau malah kamu yang kehilangan satu. Beda tanggapan, hasil akhirnya juga bisa beda. Kamu bisa mengalahkan mereka, atau malah meyakinkan mereka untuk memberikan pedangnya dan tetap membantumu mengumpulkan pedang dari saudara yang lain.

"Intinya, pemain diajak menyelami apa saja yang bisa dilakukan orang karena kekuasaan, dan melihatnya dengan sudut pandang yang jujur, pungkas Guerin. "Ini bukan untuk membela orang-orang kaya dan berkuasa, tetapi untuk menunjukkan kenapa orang bisa melakukan hal-hal seperti itu—karena kekayaan, kekuasaan besar, dan karena mereka adalah keluargamu. Bagian inti itulah yang benar-benar membuat game ini dan eksplorasi temanya terasa menarik bagiku."

At Fate's End akan dirilis di Epic Games Store tahun 2026.