Berita

LEGO Batman: Legacy of the Dark Knight merayakan sejarah ikonik sang pahlawan

G
George Yang
5 Mei 2026
LEGO Batman: Legacy of the Dark Knight menghadapi ekspektasi yang tinggi, tetapi TT Games siap menjawab tantangan tersebut. Developer ini memiliki pengalaman ekstensif dalam mengerjakan game LEGO yang mengangkat kekayaan intelektual legendaris seperti Harry Potter, Star Wars, dan tentunya, Batman. Dengan proyek selanjutnya dari Rocksteady, developer Batman: Arkham, yang masih diselimuti kerahasiaan, para pemain sangat menantikan petualangan baru yang menampilkan sang ksatria berjubah, dan LEGO Batman: Legacy of the Dark Knight tampaknya akan memenuhi keinginan mereka.

"Menurut saya, sangatlah luar biasa bila dibandingkan," ujar Cinematics Director TT Games, Bob Scott. "Kami suka game-game Arkham." 

Kecintaan itu terlihat jelas di dalam game. Faktanya, LEGO Batman: Legacy of the Dark Knight mengulang adegan ikonik di Batman: Arkham Asylum saat Batman membawa Joker ke rumah sakit jiwa itu dalam kondisi terikat di atas brankar—serta banyak lagi, yang berasal dari puluhan tahun sejarah Batman.
 

Menghormati entri-entri sebelumnya


LEGO Batman: Legacy of the Dark Knight memberikan penghormatan kepada berbagai era Batman yang berbeda di berbagai bentuk media. "Kami membuat satu level dengan Arkham sebagai inspirasinya karena itu IP Batman yang ikonik dan setara dengan film dan serinya," kata Scott.

Kamu akan melihat banyak IP Batman muncul dalam LEGO Batman: Legacy of the Dark Knight. Meski Scott tidak ingin membocorkan semuanya, ia berkata bahwa timnya terinspirasi oleh momen-momen seperti pengejaran Tumbler di Batman Begins, pertarungan Ace Chemicals di Batman: Arkham Knight, dan komik Red Hood Year One.

"Trilogi The Dark Knight, kami menjadikannya sebagai fondasi ceritanya. Lalu kami mencoba menghadirkan IP Batman yang kami sukai. Jadi kamu melihat elemen-elemen dari Arkham, Animated Series, Batman Forever, Batman & Robin, dan The Dark Knight Returns,” lanjut Scott. "Orang-orang yang menulisnya ingin melihat hal-hal yang paling mereka sukai di dalamnya."

Karena Batman telah hadir dalam begitu banyak media dan gaya seni yang berbeda, lisensi LEGO justru memungkinkan untuk memberikan LEGO Batman: Legacy of the Dark Knight tampilan yang lebih padu. "Gaya visual LEGO yang hadir dalam di semua elemen dalam game benar-benar membantu menyatukan semua era dan iterasi Batman yang berbeda," jelas Scott. "Ini juga memungkinkan kami menceritakan sesuatu yang kelam dengan cara yang jauh lebih konyol karena warna-warna dan gaya plastiknya, dan kami mencoba untuk memanfaatkannya."
Batman dan Gordon Menari Lego Batman Legacy Dark Knight
Dua jam memainkan game ini, saya bisa dengan jelas merasakan bahwa entri ini memiliki suasana yang jauh lebih ceria dibandingkan dengan game-game yang lebih kelam seperti Gotham Knights. Level pertama yang saya mainkan berlangsung di Iceberg Lounge, sebuah klub bawah tanah yang dikelola oleh The Penguin. Saat saya bertarung menghadapi kaki tangannya bersama Batman dan Commissioner Gordan, saya menemukan istana balon berisi banyak balon dan bahkan mengikuti dalam kontes menari melawan pengunjung pesta lainnya. 

Level kedua yang saya mainkan adalah Haly’s Circus, yang memperkenalkan bocah ajaib, Robin. Di sini, ia melontarkan banyak lelucon plesetan yang membuat Batman menggerutu. Ini adalah perubahan nuansa yang mencolok dari apa yang lazimnya diharapkan dari properti Batman, tetapi disambut baik dan membantu LEGO Batman terasa unik dibandingkan entri lainnya.

Aspek lain yang membedakan LEGO Batman adalah pendekatan terhadap suara seraknya yang khas. Pengisi suara Shai Matheson memerankan sang pahlawan di LEGO Batman: Legacy of the Dark Knight. Scott mengatakan bahwa kami butuh waktu “lama sekali untuk menemukan Shai” karena Batman biasanya digambarkan sebagai sosok yang lebih tua dan lebih mapan sejak awal, tetapi pengisi suara untuk LEGO Batman: Legacy of the Dark Knight juga membutuhkan kemampuan komedi agar sesuai dengan nuansa game ini. 

"Kami perlu menemukan seseorang yang bisa memerankan bagian yang lebih muda, dan kemudian memberikan suara orang yang lebih tua," jelas Scott. "Saat Shai memulai, suaranya terdengar lebih muda, dan seiring berjalannya waktu, ia semakin memberatkan suaranya sehingga pada akhirnya ia terdengar jauh lebih mirip Batman klasik."
 

Kilau LEGO


Di LEGO Batman: Legacy of the Dark Knight, kamu akan menjelajahi dunia terbuka Gotham yang terbuat dari LEGO. Saat mendesain Gotham, ada beberapa elemen spesifik yang membuatnya menarik untuk diciptakan dibandingkan open-world dengan arahan seni yang lebih realistis. 

"Ada banyak trik pintar yang digunakan dalam desain. Jika melihat siluet, akan terlihat bukan LEGO, melainkan garis tepi LEGO, dan tim menggunakan bentuk serta rupa untuk membuat bangunan," jelas Scott. "Ada LEGO terintegrasi di semua struktur bata. Jadi ini jauh lebih kompleks karena ada aturan ketat dan dimensinya sendiri. Kami harus menggunakannya sebagai templat untuk kota, tetapi tetap menjaganya terlihat seperti Gotham."
Open World Lego Batman Legacy Dark Knight
Gotham juga memiliki banyak aktivitas sampingan yang bisa dilakukan, termasuk teka-teki yang ditinggalkan oleh Riddler (sebuah penghormatan jenaka lainnya untuk seri Arkham) dan misi berbasis waktu yang mengajak kamu berpacu dengan waktu menggunakan sepeda Robin untuk melewati cincin. Estetika LEGO membantu elemen-elemen yang lebih kental dengan nuansa "permainan” ini menyatu dalam dunia LEGO Batman: Legacy of the Dark Knight tempat mereka mungkin terasa kurang "klik" dalam game superhero yang lebih realistis. LEGO Gotham suram, tetapi tidak sekelam game-game sejenisnya yang dirilis tahun-tahun sebelumnya—bahkan rasanya nyaman dijelajahi. Suasana penuh warna membuat berkeliling melawan kejahatan di jalanan terasa seru.

Batcave adalah fitur gameplay mengesankan lainnya. Ini adalah bagian utama yang luar biasa besar untuk Batman, dan ada kedalaman serta kustomisasi yang sangat banyak dan tidak saya duga. Batcave menyimpan 100 kostum berbeda untuk Batman dan menjadi rumah berbagai karakter lain yang bisa dimainkan, membuatnya terlihat seperti museum yang mewah. Bahkan ada toko tempat mata uang dalam game yang sudah dikumpulkan dapat digunakan untuk membeli dekorasi. Ini termasuk item-item seperti bilik telepon, kulkas, dan masih banyak lagi. Rasanya hampir seperti bermain Animal Crossing atau The Sims!

Kamu juga bisa memperluas Batcave untuk menciptakan area baru seperti laboratorium sains. Elemen dekorasi rumah ini menambahkan nuansa yang lebih nyaman dan ceria pada LEGO Batman: Legacy of the Dark Knight, dan terasa lebih pas di sini daripada di game Batman lainnya. "Kami ingin menggunakan Batcave sebagai metafora untuk tempat impian setiap orang, ibarat pojok bermain kecil mereka," kata Scott. 
Batcave Lego Batman Legacy Dark Knight
"Batcave itu seperti karakter lain, kan?" lanjutnya. "Membangun markas, membuat mobil, membuat kostum, dan pergi menjelajah kota. Mendapatkan pengalaman pahlawan seutuhnya melalui mata Batman."
 

Genre superhero


Orang-orang yang sudah lama mendambakan game bergaya Batman: Arkhamlainnya kemungkinan besar akan senang dengan LEGO Batman: Legacy of the Dark Knight. Pertarungan terasa mirip dengan Freeflow Combat khas Arkham. Kamu bisa menghajar musuh dan melakukan serangan balik hanya dengan menekan satu tombol. Semuanya terasa sangat dinamis. 

Saat power meter terisi, juga bisa melakukan serangan penghabisan yang dahsyat. TT Games memanfaatkan lisensi artistik seri LEGO sekreatif mungkin, dengan jurus pemungkas seperti serangan multi-hit cepat yang mengingatkan pada pukulan Wing Chun Chain milik Donnie Yen yang terkenal, dan bahkan lemparan pai ke wajah musuh. Kamu pasti terhibur saat menebak-nebak jenis serangan penghabisan apa yang akan kamu dapatkan dan menyaksikannya beraksi.

Setiap karakter yang dapat dimainkan memiliki set perlengkapannya sendiri untuk membantu membedakan satu dari yang lain. Batman memiliki Batarang dan kait Batclaw, sedangkan Commissioner Gordon membawa pistol slime yang membuat musuh menempel. Kamu juga bisa berganti antara Batman dan rekannya kapan saja, menambah variasi pada setiap momen permainan. 

Pemain game superhero modern lainnya juga akan menemukan banyak hal familier saat memainkan LEGO Batman: Legacy of the Dark Knight. Menu upgrade alat dan skill mudah dipahami dan dimengerti. Ini mengingatkan saya pada diagram skill di Game Marvel’s Spider-Man dari Insomniac. Pemain juga sebaiknya menjelajah karena item koleksi seperti WayneTech yang tersembunyi di level (serta dihadiahi setelah menyelesaikan aktivitas) digunakan untuk membuka skill baru dan memperkuat alat.
Pertempuran Lego Batman Legacy Dark Knight
Dalam pratinjau saya, ada empat karakter yang terbuka: Batman, Commissioner Gordon , Catwoman, dan Robin. Total ada tujuh karakter yang dapat dimainkan—setidaknya saat peluncuran—dengan tiga karakter lainnya dikonfirmasi adalah Nightwing, Batgirl, dan Talia Al Ghul. Game LEGO sebelumnya punya daftar karakter yang masif dengan ratusan tokoh yang bisa dimainkan, tetapi TT Games kali ini mengambil pendekatan yang lebih metodis dan berfokus pada bagaimana karakter mereka cocok dalam cerita.

"Salah satu tema game ini adalah Batman mengira ia beraksi solo, tapi dia sebenarnya tidak pernah sendirian." Ia selalu mendapat bantuan dan ada seorang rekan," jelas Scott. "Jadi, yang harus kami lakukan adalah melihat bagaimana Batman berkembang dari asalnya, dan mencari tahu siapa saja karakter terbaik."

LEGO Batman lebih sering muncul di film dan televisi daripada di game akhir-akhir ini, tetapi Scott meyakinkan kami bahwa pahlawan di LEGO Batman: Legacy of the Dark Knight adalah sosok dirinya sendiri, bukan yang ada di film. "Batman kami berbeda, dan ia adalah karakter yang jauh lebih simpatik," candanya. "Sekalipun The LEGO Batman Movie itu luar biasa—dan saya adalah penggemar berat—kami memutuskan untuk mengambil jalan kami sendiri."

LEGO Batman: Legacy of the Dark Knight dirilis 22 Mei, dan tersedia untuk pra-pembelian di Epic Games Store.