Berita

CEO Netmarble Monster menjelaskan pengembangan game penjinakan monster terbaru, Mongil: Star Dive

A
Ana Diaz
28 Agu 2025
Saat bergabung ke dalam bilik kecil di tengah konferensi yang ramai, CEO Netmarble Monster, Ken Kim mengeluarkan telepon lipat dari sakunya. Sambil menggunakan layar sentuh kecil di bagian luar perangkat, dia mulai memainkan game terbaru Netmarble Monster, Mongil: Star Dive, di bagian luar ponsel. Saya melihatnya mengarahkan karakter anime saat permainan berjalan di belakang deretan kamera di bagian luar ponsel.

Terkadang ide besar muncul dalam bentuk sederhana dan tim Kim membawakan rangkaian konsep untuk game yang akan datang Mongil: Star Dive. Dengan perpaduan beberapa bagian seperti game aksi, petualangan berbasis cerita, kolektor monster, tim dibalik Mongil: Star Dive memiliki mimpi besar untuk menghadirkan dunia koleksi monster ke audiens Amerika Utara. 

Di Gamescom 2025, saya duduk bersama pendiri dan CEO Netmarble Monster Ken Kim untuk mempelajari selengkapnya mengenai pengembangan game terbaru buatan studio, Mongil: Star Dive. Kami berbincang selama kurang lebih satu jam mengenai pembuatan dan visi di balik Mongil: Star Dive. 

Wawancara ini diadakan secara langsung dan diterjemahkan oleh Youngnoh Jang di Netmarble Monster. Wawancara ini telah diedit dan dipersingkat agar jelas. 
MONGIL Keyart 2 Horizontal
Tim Berita Epic Games: Bisakah kamu menjelaskan Mongil: Star Dive dalam kata-kata kamu sendiri? Bagaimana kamu menjelaskan proyek ini secara personal?

Ken Kim: Jadi, Mongil: Star Dive termasuk genre petualangan aksi yang memiliki fitur koleksi karakter. Game ini memiliki banyak sinematik dan ceritanya sendiri. [Mongil games] sebelumnya memiliki banyak game mini dan berbagai fitur.

Tim Berita Epic Games: Bisakah kamu menjelaskan sedikit mengenai Netmarble Monster dan tim yang membuat Mongil: Star Dive?

Ken Kim: Mongil dikembangkan oleh Netmarble Monster yang merupakan anak perusahaan Netmarble. Ada banyak anak perusahaan yang mengembangkan judul di bawah naungan Netmarble. Netmarble Monster bergabung dengan Netmarble pada 2010. Salah satu judul unggulan [Netmarble Monster] adalah Marvel Future Fight, yang menggunakan hero Marvel dan IP Disney. 

Tim Berita Epic Games: Apakah ada game atau media lain yang menginspirasi Mongil: Star Dive? Apakah ada game lain yang sudah rilis yang pemainnya mungkin dapat menikmati Star Dive? 

Ken Kim: Kami tidak dapat menyebutkan nama IP atau drama yang menjadi sumber ide kami, tetapi, [Mongil: Star Dive] adalah ekspansi judul sebelumnya yaitu Monster Taming. Dalam judul ini, terdapat banyak cerita naratif, karakter dan permainan. Game ini ditujukan untuk penggemar lama yang menikmati ekspansi dunia Monster Taming. 

Tim Berita Epic Games: Bagaimana rasanya mengerjakan proyek lain setelah mengerjakan Monster Taming selama bertahun-tahun?

Ken Kim: Monster Taming telah berjalan selama 10 tahun dan ada sedikit celah. Celah ini terbentuk karena perluasan IP kami ke game lintas platform PC dan perangkat seluler. Jadi kami ingin mengembangkan dunia Monster Taming ke dalam minat pemain Barat. 
MONGIL Keyart 1 Horizontal
Tim Berita Epic Games: Demi menindaklanjutinya, ada beberapa game gacha yang sekarang memperebutkan audiens Amerika Utara. Apa yang membedakan Mongil: Star Dive dengan game serupa?

Ken Kim: Game ini berbasis genre petualangan, tetapi memiliki narasi Monster Taming yang dalam. Bagian awal game dimulai dengan fluktuasi dunia Mongil dan protagonis yang berusaha menjelajahinya. Kami berusaha membuat tata bahasa game menjadi lebih sederhana dan kasual. Itulah pembeda antara kami dengan yang lain.

Kami berfokus ke narasi karakter. Ada banyak game kelas atas dengan grafik luar biasa. Walau demikian, kami berusaha fokus ke narasi karakter, untuk mengekspresikan perasaan sebaik mungkin, dan memberikan kehidupan ke karakter. Kami mencoba menafsirkan cara mereka merasakan dan berpikir ke dalam game.

Tim Berita Epic Games:  Kamu menyinggungnya sedikit di jawaban sebelumnya, tetapi saya tetap ingin bertanya lagi. Sepertinya, ada beberapa elemen yang memengaruhi keseluruhan pengalaman bermain Mongil: Star Dive, seperti animasi, desain karakter, permainan, dan cerita sebagai contohnya. Adakah elemen tertentu dalam game yang menjadi fokus tim selama proses produksi? 

Ken Kim: Kami berusaha membuat karakter menjadi lebih detail dan menjelaskan pikiran serta ucapan karakter ke audiens. Kami berusaha fokus ke narasi karakter. Untuk memaksimalkannya, kami terus mengembangkan karakter dan menambahkan elemen seperti pengisi suara dan desain.

Tim Berita Epic Games: Bisakah kamu gambarkan seberapa besar game ini saat diluncurkan? Berapa lama waktu bermain dan konten yang kamu rencanakan pada saat peluncuran game? 

Ken Kim: Ada lima episode utama dan 120 misi utama di dalam game. Ada lebih dari 200 konten di dalam game termasuk semua misi sampingan dan mini game. Jika diubah menjadi waktu bermain, akan lebih dari 30 jam. 

Selain episode, kami juga memiliki monster yang dapat dijinakkan. Ada sekitar 150 spesies monster. Setelah proses penjinakan dan interaksi dalam game, akan tersedia 50 lebih spesies tambahan yang dapat dijinakkan. 
MONGIL Bride Horizontal
Tim Berita Epic Games: Bisakah kamu menjelaskan sedikit lebih detail tentang bagian penjinakan monster di game? 

Ken Kim: Monsternya sendiri diawali bersama pendamping. Penampilannya menyerupai kucing dan dapat berburu monster. Lalu, setelah berburu, akan ada fitur pengumpulan, dan karakter dapat membawa perhiasan kecil. Setiap karakter memiliki hingga tiga slot. Setelah melakukan beberapa interaksi, monster akan membantu karakter bertarung. 

Tim Berita Epic Games: Menurut pendapatmu, apa nilai inti yang tampak dari game ini? 

Ken Kim: Untuk Mongil, nilai utama kami adalah untuk membuat [game] tetap sederhana, ringan, dan terus dimainkan. Kami berusaha untuk menyediakannya di berbagai perangkat termasuk PC, perangkat seluler, dan perangkat lainnya juga. Kami juga berusaha menjangkau pemain global dengan ketersediaan beberapa perangkat. Setelah meluncurkan game, kami akan memantau masukan pengguna dan menyertakannya ke dalam game dan merevisinya.

Tim Berita Epic Games: Bagaimana cara pemain memberikan masukan kepada tim saat memainkan game? 

Ken Kim: Ada dua cara: Melalui uji beta tertutup, dan melalui komunitas penggemar seperti saluran media sosial. Kami memiliki serangkaian uji beta di Jepang, Korea dan Amerika Serikat. Setelah setiap uji beta tertutup selesai, kami akan tunjukan peningkatan dalam game tersebut ke pemain. Lalu, kami merilis pembaruan besar, berinteraksi dengan penggemar, dan menerima masukan pengguna. 

Untuk saluran media sosial, Kami berusaha untuk membuat siaran bermerek Mongil, sehingga kami memiliki studio yang dapat berinteraksi dengan siaran langsung. Jadi, begitulah cara kami menindaklanjuti masukan. Kami baru pertama kali mencobanya. Ada banyak kegagalan dan percobaan, dan kami berusaha terus berinteraksi dengan penggemar sebanyak mungkin.

Kamu dapat menambahkan Mongil: Star Dive ke dalam daftar keinginan di Epic Games Store sekarang. Game petualangan koleksi monster ini akan tersedia untuk dimainkan di Windows PC dan perangkat seluler. 
Banner Gamescom Dengan Logo