Feature

Pratinjau langsung Star Wars Zero Company: Attack Astromech, permadeath, dan taktik Rube Goldberg yang mematikan dan memuaskan

B
Brian Crecente
11 Agu 2026

Timku yang beranggotakan empat orang tersebar di halaman merah berdebu di daerah terpencil tak bernama di Anaxes, bersembunyi di balik peti baja dan dinding beton yang membentuk desa kecil ini.

Trick, seorang clone trooper dalam tim, baru saja meledakkan tiga penjahat hingga terlempar dengan peluncur roketnya. Ini membuat pertempuran sedikit berimbang, dan membakar medan tempur.

Saat itulah Padawan Jedi Tognath kami, Tel-Rea, menjadi gelisah. Ia berlari mengitari perlindungannya, lalu melompat, mendarat di belakang penjahat yang bersembunyi, lalu menebasnya dengan lightsaber merah dan biru yang bercahaya. Ia roboh ke tanah, masih hidup. Kesal, dia mendorongnya dengan Force ke seberang halaman dan ke dalam kobaran api dari serangan Trick sebelumnya.

Penyerang yang kelabakan terlihat oleh Eran Luca, seorang penembak jitu Neimoidian yang menunggu sesuatu melintas di depan bidikannya. Ia melepaskan tembakan dari seberang peta, membunuh musuh itu. 

Momen mendebarkan dalam misi ini adalah contoh sempurna jebakan maut ala Rube Goldberg yang bisa kamu siapkan secara taktis di Star Wars Zero Company, dan salah satu dari banyak alasan mengapa kamu harus memainkan game taktik berbasis giliran ini saat dirilis.

Di Star Wars Zero Company, kamu menjadi Hawks, mantan kapten Grand Army of the Republic yang kini memimpin Zero Company saat mereka direkrut untuk operasi menghadapi ancaman baru di akhir Clone Wars.

Bit Reactor ingin membuat game taktik berbasis giliran yang benar-benar baru

Sebagai penggemar lama game taktis berbasis giliran klasik seperti X-COM dan bahkan XCOM, saya gembira melihat bahwa Bit Reactor mengembangkan game ini untuk Electronic Arts, bersama Lucasfilm yang langsung turut membantu.

Bit Reactor didirikan pada tahun 2022 dan anggotanya terdiri dari beberapa staf Firaxis Games yang mengerjakan XCOM.  

“Kami memiliki sejarah panjang dalam game strategi dengan keyakinan bahwa genre taktik memiliki potensi terbesar untuk berinovasi,” kata Greg Foertsch, pendiri Bit Reactor dan direktur game tersebut. “Genre ini memiliki ruang perkembangan yang besar. Genre ini dapat memiliki nilai presentasi tinggi, gameplay mendalam, dan cerita imersif. 

"Semua hal ini, saat dipadukan, pasti dapat meningkatkan pengalaman bermain bagi para pemain."

"Ini benar-benar kombinasi yang sempurna." - Greg Foertsch, pendiri Bit Reactor

Foertsch mengatakan Zero Company lahir dari keyakinan itu. Ia meninggalkan Firaxis Games setelah 22 tahun, antusias untuk menciptakan sesuatu yang bisa terus mendobrak batasan game taktik berbasis giliran.

“Kami merasa baru menjelajahi titik awal dari beberapa pekerjaan kami sebelumnya,” ujarnya.

Vince Zampella, mendiang pendiri Respawn Entertainment yang meninggal dalam kecelakaan mobil pada tahun 2025, menghubungi Foertsch suatu malam untuk mengobrol.

"Kami berbincang sebentar tentang hal-hal dan potensi genre yang saya sukai, dan akhirnya ia bertanya, "Bisakah kamu mengubah game ini menjadi game Star Wars?""

"Jadi, di sinilah kami, beberapa tahun kemudian menghadirkan Zero Company. Kami menciptakan pengalaman yang memadukan sejarah mendalam galaksi Star Wars dengan gameplay taktik berbasis giliran yang seru, tempat kamu tidak hanya memainkan sistem, tetapi kamu merasakan seluruh keseruannya. 

"Ini benar-benar paduan yang sempurna."

Selamat datang di The Den

Meskipun fokus game ini adalah pertempuran berbasis giliran yang dihadapi tim di setiap misi, ada banyak hal yang memengaruhi misi tersebut dan peluang keberhasilanmu.

Inti dari Star Wars Zero Company adalah Den milik Zero Company, sebuah hanggar besar di The Ring of Kafrene yang memiliki banyak stasiun, anggota tim dukungan, sederet Operator, dan bahkan beberapa tempat untuk bersantai.

Hal pertama yang akan kamu lihat saat memulai game adalah The Den dan tindakanmu sebagai Hawks yang ditampilkan melalui sudut pandang orang ketiga. Kamu langsung masuk ke kantor Hawks, sering kali duduk di kursi dengan mengangkat kaki ke mejanya. 

Kamu bisa langsung pergi ke lokasi mana pun di The Den dengan membuka peta, tapi apa serunya itu? Saat menjelajahi aula hanggar, kamu akan bisa melakukan hal-hal seperti mencoba kecapi yang ada di kantor, mengobrol dengan anggota tim lain, dan mengagumi tingkat detail yang developer Bit Reactor masukkan ke dalam ruang tersebut.

Sistem perekrutan cukup sederhana, dengan satu stasiun kecil yang memungkinkanmu melihat sejumlah Operator dan menentukan apakah ingin merekrut mereka ke timmu. Di Armory, kamu bisa memodifikasi senjata melalui mod yang kamu dapatkan selama bermain atau beli di pasar gelap. Kamu juga datang ke sini untuk membekali Operator dengan utilitas, seperti stim pack atau granat. 

"Jangan khawatir, jika kamu tak mau sulit-sulit, cukup matikan permadeath."

Upgrade adalah caramu meningkatkan The Den, menambahkan fitur baru, memperluas beragam stasiun, atau meningkatkan efek stasiun padamu dan anggota tim lainnya. Customization adalah tempat untuk mengubah tampilan Operator dan pakaian mereka. Menurut saya pribadi, memberi Devaronian Hawks kumis handlebar benar-benar membuat penampilan terlihat keren.

The Pit adalah tempat banyak Operator akan berkumpul. Kamu bisa pergi ke sana untuk mengobrol dan kadang menemukan misi hero. Personnel memungkinkanmu mengelola daftar Operator dengan membelanjakan poin fokus untuk meningkatkan dan membuka kemampuan, serta menjadi tempat Operator berlatih sambil menaikkan Bond. 

Bond sebenarnya adalah salah satu penyesuaian besar pada genre ini. Selama misi, Bond antaranggota tim dapat naik dan turun tergantung tindakan dan jalannya misi. Bond tersebut kemudian membuka fitur spesial yang dapat memengaruhi berbagai hal, mulai dari kemampuan taktis selama misi hingga HP Operator. Hal ini memberikan dampak yang lebih besar saat Operator mati dalam game yang, secara default, mengaktifkan permadeath. (Jangan khawatir, jika dirasa terlalu sulit, fitur ini bisa dimatikan.)

Di ruang medis, kamu bisa untuk menyembuhkan rekan tim secara perlahan atau cepat, tergantung level tempat ini. Tentu saja, ada Memorial tempat kamu bisa melihat semua Operator yang gugur sepanjang permainan. 

Empat pilar utama

Untuk menciptakan game ini, Foertsch dan anggota tim lainnya menetapkan empat pilar game.

Pilar pertama, agar akurat dengan waralaba Star Wars, adalah cara mereka menetapkan latar game di dalam kanon Star Wars yang luas.

“Meskipun ada banyak pilihan hebat, era Clone Wars benar-benar sangat relevan bagi kami,” katanya.

Pilar berikutnya adalah pilihan bermakna, memastikan bahwa keputusan yang bijaksana memengaruhi gameplay. 

“Game terbaik adalah serangkaian pilihan yang bermakna,” ujarnya. “Keputusan yang dibuat, pekerjaan yang diambil, siapa yang ditugaskan ke skuad, cara bertempur di medan perang: Semua pilihan akan memiliki konsekuensi penting di setiap misi dan playthrough.

"Setiap pemain akan merasakan pengalaman bermain yang berbeda karena pilihan yang mereka akan berbeda. Pilihan dengan konsekuensi sangat cocok dengan dunia Star Wars."

Pilar ketiga yang digunakan untuk menciptakan Zero Company adalah apa yang Foertsch katakan tentang cara membuat genre ini benar-benar hebat. Dan hingga kini, itu baru menyentuh permukaannya saja.”

Ia percaya bahwa game berbasis giliran di masa lalu baru menyentuh permukaan dalam hal sinematik.

“Game taktik berbasis giliran harus mampu menceritakan kisah yang lebih baik, memiliki visual yang lebih baik, dan tentu saja, memiliki gameplay loop yang mendalam,” katanya. “Prinsip utama kami adalah membuat game yang mendalam tidak harus mengorbankan keindahan. Kedalaman dan imersi tidak berjalan terpisah dan di Zero Company, pemain bisa dan harus mengharapkan keduanya.

“Gameplay taktis kami sinematik. Setiap karakter di medan perang punya kepribadiannya sendiri, dan dialog serta obrolan dalam pertempuran membawamu ke dalam pengalaman gameplay taktis.”

Pilar keempat dan terakhir adalah sesuatu yang, pada awalnya, tidak bisa terpisahkan dari semua game dengan genre ini: strategi dan pertempuran.

“Nah, maksud saya adalah, kebanyakan game dalam genre ini memiliki dua bagian yang terpisah, tapi setara: strategi dan pertempuran,” katanya. “Kini dengan Zero Company, kami bertekad menciptakan game yang menyajikan lapisan strategis dan lapisan pertempuran yang berpadu sebagai satu pengalaman utuh.

“Ketika semua hal yang sudah saya jelaskan ini berpadu, jika sudah digarap dengan benar—dan menurut saya, kami sudah melakukan pekerjaan yang cukup baik di sini—itu menghasilkan alur inti gameplay yang menarik dengan pengambilan keputusan yang bermakna di dalam kisah orisinal yang luar biasa dalam dunia Star Wars.” Hal itu tidak seharusnya mengorbankan keindahan dalam gameplay pemain.”

Berkumpullah di Holotable

Semua pekerjaan desain itu sering kali bermuara ke Holotable yang menjadi jantung The Den, peta galaksi terbesar dan paling interaktif yang pernah ada di game Star Wars.

Holotable lebih dari sekadar tempat untuk merencanakan misi, kamu juga bisa memeriksa pengaruhmu di zona dan menangani kemungkinan operasi yang muncul.

Pengaruh di Zona adalah sesuatu yang berubah seiring selesainya Operasi dan Misi taktis dalam game. Makin tinggi pengaruhmu, makin banyak hadiah yang bisa dibuka. Operasi umumnya adalah tugas singkat yang tidak butuh pertempuran. Operator ditugaskan untuk menjalankannya, lalu berangkat dan kembali untuk melaporkan hasilnya. Sering kali Operasi pulang membawa hadiah untuk digunakan di The Den, meskipun terkadang juga gagal.

Misi taktis adalah pertempuran darat yang sangat digemari setelah pemain menguasai seni mempersiapkan dan memperkuat Operator. Misi-misi ini bisa terhubung langsung dengan cerita, atau berupa misi sampingan yang tidak berdampak ke progres mode utama, tetapi memberimu kesempatan untuk mendapatkan sejumlah hadiah, jika kamu berhhasil. 


"Kamu bisa mengunjungi mereka yang gugur di Memorial Wall."

Saat kamu menjalankan misi, game secara otomatis akan membawamu ke Cycle berikutnya yang juga menjadi cara game melacak waktu.

Saya tidak ingin memberi bocoran apa-apa, tetapi saya bisa mengatakan bahwa cerita ini berpusat pada perlawanan terhadap kultus paramiliter bernama The Infinite Coil yang dipimpin oleh Kundri Fathom. Ia dan para pengikutnya membawa tantangan tersendiri bagi pemain, tetapi kamu juga akan melawan berbagai musuh lain termasuk penjahat, droid, dan kelompok Separatist. 

Setelah penjelasan misi, kamu harus menugaskan tim (seringnya kali berisi empat unit, tetapi ada misi yang hanya membutuhkan satu). Saat memutuskan siapa yang akan dibawa, kamu perlu mempertimbangkan senjata dan utilitas mereka, serta beberapa hal lainnya. Setiap operator memiliki senjata utama yang menentukan peran mereka di medan perang. Blaster Pistol adalah senjata cepat dengan damage rendah. Repeater adalah senjata berat yang dahsyat. Blaster Rifle adalah senjata jarak menengah yang kuat dan Longarm Blaster pada dasarnya adalah senapan sniper. Setiap Operator juga memiliki talent dan specialization. Talent mencakup hal-hal seperti tambahan bonus damage Operator, taunt, HP dan DEF lebih besar, atau bahkan kesempatan untuk mencuri kredit selama misi. Specialization pada dasarnya seperti kelas karakter. Misalnya ada Assault, Gunslinger, Heavy, Medic, Sharpshooter, dan Scout.

Setelah skuadmu terbentuk, kamu akan dibawa ke planet untuk menyelesaikan misi. Terkadang kamu langsung terjun ke medan perang, menghadirkan tampilan isometrik yang apik dan mendetail; di lain waktu, kamu mengontrol Operator utama dalam perspektif orang ketiga melintasi area hingga menemukan zona tempur, dan tampilan isometrik akan muncul. Kalau kamu berkesempatan untuk berjalan-jalan sedikit sebelum pertempuran, kamu biasanya bisa menemukan potongan informasi di sekitar area, atau dengan berbicara kepada orang-orang. 

Namun, setelah pertempuran dimulai, kamu akan masuk ke dalam game taktis berbasis giliran yang terasa dikembangkan dengan cermat, lengkap dengan ide-ide baru yang menarik dan berbagai elemen Star Wars yang ada di berbagai sudut.

Game ini memberikan setiap Operator tiga poin tindakan yang dapat digunakan untuk bergerak, menyerang, dan menggunakan kemampuan di setiap giliran. 

Selama misi, kamu mungkin ingin tetap berada di balik perlindungan untuk mengurangi peluang terkena serangan musuh. Lawan juga akan melakukan hal yang sama. AP juga bisa digunakan untuk hal seperti menyiapkan Overwatch di area tertentu, yang secara otomatis menembak lawan yang terdeteksi.

Selain gameplay dasar ini, ada kemampuan memanggil bantuan dari Operator lain, yang memungkinkan dua Operator menembak target yang sama secara bersamaan. Ini juga meningkatkan Bond di antara Operator. Saat memainkan misi, kamu akan mendapatkan Advantage point, satu untuk setiap musuh yang terluka. Advantage point tersebut dapat digunakan oleh siapa pun di tim untuk meluncurkan Ultimate Ability. Jadi, misalnya, setelah mendapatkan sepuluh Advantage Point, kamu membuat Trick menembakkan peluncur roket ke sekelompok musuh. Setiap Specialization memiliki kemampuan Ultimate-nya sendiri. Mereka semua sangat luar biasa.

Cepat atau lambat, salah satu Operator akan tumbang, dengan HP-nya mencapai nol. Jika rekan timnya bisa mendekat, ia akan dapat menggunakan AP untuk menghidupkan lagi Operator itu. Ini hanya bisa dilakukan dua kali pada Operator yang sama. Jika tumbang untuk ketiga kalinya, ia tidak akan bisa hidup lagi. 

Jangan khawatir, kamu masih bisa mengunjunginya di Memorial Wall yang megah itu.

Perang di Balik Perang

Setelah menghabiskan lebih dari 30 jam dengan game ini, dan pastinya ingin bermain lebih lama, saya merasa masih banyak yang belum dijelajahi. Senang rasanya saya bisa melihat game ini tidak mungkin diselesaikan 100 persen dalam satu playthrough.

Saya tidak sabar untuk membentuk tim penyerang yang hanya beranggotakan astromech bersenjata (ya, itu bisa dilakukan), bermain ping pong dengan musuh jauh menggunakan kekuatan Force Operator, hingga melakukan serangan jarak dekat saja dengan tim yang dipimpin oleh tinju robot Kabb Uppercut (nama asli). 

Saya tak sabar untuk mencari tahu apa yang terjadi dalam cerita, sebuah cerita yang mengeksplorasi apa yang disebut Orion Kellogg, executive producer di Lucasfilm, sebagai "perang di balik perang".

"Ini adalah kisah yang dibentuk oleh loyalitas yang bertentangan, aliansi yang penuh ketegangan," kata Kellogg. "Sepanjang perjalanan ini, kisah tersebut menjelajahi sudut-sudut sejarah Clone Wars yang belum pernah kita lihat sebelumnya, dan memperkenalkan jajaran karakter yang sepenuhnya baru yang akan muncul untuk pertama kalinya di Zero Company."

Meskipun permadeath bisa dinonaktifkan di game, Kellogg menganggapnya sudah pas.

"Kami semua percaya bahwa [permadeath] adalah bagian dari inti penceritaan Star Wars," katanya. "Pilihan dengan konsekuensi, menjelajahi kehilangan emosional. Dan seperti yang selalu kami katakan di Star Wars, tidak ada yang benar-benar mati, kurang lebih begitu.

“Jadi, saya akan mendorong pemain untuk menerima konsekuensi tindakannya.”


Dalam cerita ini
STAR WARS Zero Company™
STAR WARS Zero Company™
Tautan Terkait
Fortnite on PC: Best settings for competitive play in 2026
Fortnite on PC: Best settings for competitive play in 2026
From a 2027 movie to Scooby-Doo, Dead by Daylight looks to shake up the next decade of its universe of horror
From a 2027 movie to Scooby-Doo, Dead by Daylight looks to shake up the next decade of its universe of horror