The Immortal John Triptych

Three Pythonesque adventures made from Renaissance paintings and reckless ambition. Pilfer from pirates, conspire with cardinals, perform miracles and face the Four Last Things. Explore luscious landscapes and preposterous portraits in this gloriously silly, intelligent trilogy.

Tiga petualangan Pythonesque yang dibuat dari lukisan Renaisans dan ambisi ceroboh.

The Immortal John Triptych adalah antologi TERTINGGI dalam deretan game Joe Richardson. Four Last Things, The Procession to Calvary, dan Death of the Reprobate disatukan di bawah satu matahari yang mulia dengan adegan yang belum pernah dilihat sebelumnya, variasi bahasa yang diperbarui di ketiga judul, soundtrack yang lebih lengkap karya Eduardo Antonello dengan rekaman asli baru, penyimpanan manual untuk Four Last Things, backflip di The Procession to Calvary, dan tombol untuk memicu suara terompet yang absurd kapan pun Anda ingin merayakan sesuatu. Nikmati estetika Renaisans yang manis dan menenangkan sekaligus absurd dan mendalam di The Immortal John Triptych.

Immortal John sedang sekarat. Perang suci berakhir dengan kekacauan. Dosa itu sendiri menuntut pembalasan. Tiga kisah yang saling berhubungan terungkap di dunia yang dibangun dari lukisan Renaisans dan musik Klasik, tempat hal-hal konyol dan makna mendalam bertabrakan.

Bantu penduduk setempat dengan tugas sehari-hari mereka, dan temukan Iblis yang bersembunyi di balik bayangan. Kejar tiran melewati sejumlah kerajaan sambil membantu penyihir yang kikuk dan bernegosiasi dengan God Almighty. Jelajahi dosa, kematian, penghakiman, surga, dan neraka, semuanya dengan bumbu humor yang penuh kekonyolan.

Dari kebaikan area pedesaaan yang tenang sebelum berubah menjadi kegilaan, hingga dendam suci yang terbungkus absurditas, hingga filsafat kosmik yang disampaikan dengan humor dan satire, The Immortal John Triptych membuktikan bahwa hal paling brilian yang bisa kamu lakukan adalah menerima kekonyolan sejati.

Daftar Fitur

Petualangan Sarat Teka-teki – Sebuah game petualangan naratif tradisional, dengan antarmuka modern. Kontrol langsung, menu interaksi 'koin kata kerja' yang keren, dan inventori drop-down sederhana.
Karya Seni Renaisans – Renaisans, Rococo, dan bahkan sedikit Romantisme. Ratusan lukisan, yang tercipta selama ratusan tahun, semuanya terkumpul dalam satu dunia yang serasi.
Musik Klasik – Campuran klasik yang tersedia untuk umum dan karya musisi Eduardo Antonello menjaid latar belakang Triptych. Direkam menggunakan alat musik asli abad pertengahan/zaman renaisans.
Cerita Terpisah – Four Last Things, The Procession to Calvary, dan Death of the Reprobate menampilkan cerita unik dengan karakter/tema berulang, semuanya di dunia yang sama.
Humor yang Mencengangkan – Persoalan penting disampaikan melalui lelucon yang menghibur. Komedi tentang bokong ditanggapi dengan sangat serius. Tapi yakinlah, teka-tekinya masuk akal!
Versi Remaster Penuh – Seluruh UI diperbarui sepenuhnya, adegan yang belum pernah dirilis, dan bonus yang belum pernah diberikan sebelumnya, peningkatan QoL, dukungan pengontrol penuh, dan lebih banyak tambahan yang sulit ditebak.
4 Video WIP Selang Waktu - Lihat proses yang melelahkan dalam mengubah karya klasik Renaisans yang indah menjadi adegan yang dapat dimainkan, menunjukkan teknik artistik dan kejeniusan kreatif di balik game ini.
• Beberapa bonus dan ekstra lainnya

Persyaratan Sistem The Immortal John Triptych

Minimum

Direkomendasikan

OS version

Windows 10

OS version

Windows 11

CPU

2 GHz - Dual Core

CPU

2 GHz - Dual Core

Memory

2 GB RAM

Memory

4 GB RAM

GPU

NVIDIA GeForce GTX 550 Ti / Radeon HD 5770

GPU

NVIDIA GeForce GTX 960 / Radeon R9 380

DirectX

DirectX 10

DirectX

DirectX 11

Storage

2GB

Storage

2GB

Bahasa yang Didukung

  • Audio: N/A

  • Teks: German, English, Portuguese, Chinese (Traditional), Japanese, French, Spanish (Spain)

* Harga terendah yang ditawarkan di Epic Games Store dalam 30 hari terakhir sebelum diskon